Serangga jenis Kutu yang Berbahaya Bagi Manusia

Serangga Jenis Kutu yang Berbahaya Bagi Manusia


Kutu merupakan serangga jenis parasit yang bila dibiarkan akan sangat berbahaya, Jenis-jenis kutu yang menempel pada bagian tubuh manusia berbeda-beda. Jenis kutu yang menempel pada kulit manusia ada tiga macam, yakni Pediculus Humanus Capitis (head louse), Pediculus Humanus Corporis (body louse, clothes louse), dan Pthirus Pubis (public/genital louse). Head louse adalah sejenis kutu yang menyerang daerah kulit kepala. Body louse adalah sejenis kutu yang menyerang daerah badan. Sedangkan public atau genital louse adalah sejenis kutu yang menyerang daerah kemaluan
jenis kutu yang berbahaya pada manusia

dari ketiga jenis kutu tersebut akan kita kupas satu persatu mengenai serangga jenis kutu yang berbahaya bagi manusia,


1. Pediculus Humanus Capitis (head louse), atau kutu kepala, dikutip dari

kutu rambut

"http://web.facebook.com/IlmuPengetahuanUmumAndTesIq/posts/661558417293594"

Bagaimana dengan kutu rambut? Kutu ini bentuknya sangat kecil. Serangga kecil ini warnanya cokelat terang, hitam, dan abu-abu. Kutu rambut biasanya menyerang kulit kepala bagian leher dan menyarangkan telurnya pada pangkal rambut. Ukuran kutu rambut yang telah dewasa bisa mencapai 2,1-3,3 mm. Kutu tersebut bergerak dengan cara merambat atau berjalan.

Siklus hidup kutu ini terbagi menjadi tiga tahap, yakni telur, nimpa, dan dewasa. Pada tahap masih berupa telur, ada banyak telur yang dikeluarkan oleh kutu betina. Warna telur kutu ini adalah putih dan bentuknya oval.
Telur kutu ini diletakkan oleh sang betina pada pangkal rambut yang jaraknya paling dekat dengan kulit kepala. Agar setelah menetas, dapat segera memperoleh makanan berupa darah dari kulit kepala. Ukuran telur kutu rambut itu sendiri adalah 0,8-0,3 mm. Untuk dapat menetas, telur kutu memerlukan waktu sekitar 6-9 hari lamanya.

Pada tahap nimpa, telur kutu sudah berbentuk seperti kutu dewasa namun ukurannya lebih kecil. Nimpa kutu ini akan mengalami tiga kali proses perubahan bentuk sampai menjadi kutu dewasa. Waktu yang dibutuhkan adalah seminggu. Sedangkan pada tahap dewasa, kutu rambut sudah sempurna.

Bentuknya menyerupai biji wijen dan sudah berkaki 6. Ukuran kutu betina biasanya lebih besar dari ukuran kutu jantan. Kutu rambut betina bisa mengeluarkan sedikitnya 8 telur setiap harinya.
Kutu ini mengisap darah dari kulit kepala beberapa kali dalam satu hari. Jika tidak, kutu tersebut akan mati dalam waktu 1-2 hari. Darah yang diisap kutu rambut melalui kulit kepala. Meski kutu ini tidak menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius, namun kutu rambut bisa menimbulkan gatal-gatal di kulit kepala secara terus menerus.
Jika seseorang diserang kutu rambut, maka akan mengalami infestasi bukan infeksi. Penyebabnya adalah kutu ini tidak menimbulkan reaksi infeksi di kulit kepala hanya berinfestasi secara berkelompok.

Ada gejala-gejala yang harus Anda ketahui jika terserang kutu rambut. Gejala tersebut bisa berupa gatal pada permukaan kulit kepala yang sangat kuat. Gatal-gatal tersebut berasal dari air liurnya ketika mengisap darah.
Kemudian tanda-tanda merah di sekitar permukaan kepala, leher, dan belakang telinga. Bisa juga terjadi pembengkakan di sekitar belakang telinga. Selain itu, pada helaian rambut terdapat telur-telur kutu yang kecil. Warnanya putih dan biasanya bersinar. Sepintas sangat mirip dengan ketombe namun agak sulit untuk dilepaskan.
Bilamana kutu kepala tidak diobati, rambut akan lengket satu dengan lainnya (gimbal) karena eksudat, jamur akan tumbuh dan berbau tidak enak. Kondisi tersebut dinamakan “plica polonica”, dimana sejumlah besar kutu ditemukan dibawah rambut yang laengket tersebut.

Penularan dan Pencegahan Kutu Rambut
Kutu rambut sangat cepat berkembang biak. Satu kutu betina saja bisa mengeluarkan kira-kira 8 telur sehari. Bagaimana jika kutu itu jumlahnya banyak? Mungkin akan ada ratusan telur kutu rambut bersarang di kepala Anda. Kutu yang menempel pada kulit kepala akan membuat terowongan atau lubang-lubang di kepala. Ini untuk memudahkan mengisap darah. Ada berbagai macam cara penularan kutu rambut, seperti berikut.
Berbagi peralatan secara bersama-sama dengan anggota keluarga yang terserang kutu rambut. Misalnya sisir, bantal, handuk, maupun topi. Penyebaran kutu rambut sangat cepat.
Menggantung pakaian, handuk, topi, atau jilbab pada tempat yang sama dengan anggota keluarga yang terserang kutu rambut.
Tidur bersama-sama dengan anggota keluarga yang terserang kutu rambut. Kutu rambut dapat dengan mudah menempel pada rambut ketika kepala berdekatan.
Berjalan berdampingan dengan orang yang terkena kutu rambut. Kutu rambut tidak akan terbang, melainkan pindah karena helaian rambut Anda bersentuhan dengan helaian rambut orang yang terserang kutu rambut.
Untuk mencegah penularan kutu rambut yang cepat, ada beberapa cara pencegahan yang bisa Anda lakukan, yaitu sebagai berikut.
Jika ada salah seorang anggota keluarga Anda yang terserang kutu rambut, segera periksa rambut semua anggota keluarga yang lain. Usahakan kutu tidak cepat menyebar.
Pisahkan tempat tidur anggota keluarga yang terserang kutu. Kutu bisa menyerang ketika berbagi satu bantal.
Usahakan selalu mencuci sisir satu minggu sekali dengan merendamnya dalam cuka. Fungsinya untuk mencegah kotoran-kotoran menempel pada kulit kepala.
Jika kulit kepala Anda terasa gatal pada waktu rambut diikat, rendam ikat rambut yang digunakan dengan menggunakan obat kutu atau alkohol selama beberapa jam. Telur kutu ataupun kutu rambut yang menempel akan mati.


Tips Pengobatan Kutu Rambut
Memang mencegah lebih baik daripada mengobati. Namun, apa daya jika Anda sudah terserang. Kutu rambut memang sangat mengganggu aktivitas Anda. Tak perlu malu jika Anda terserang kutu rambut. Ada beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan, baik secara tradisional maupun kimia. Keduanya sangat mudah dilakukan oleh Anda. Dijamin kutu rambut akan segera menghilang dari kepala Anda.
Untuk tips pengobatan kutu rambut secara tradisional adalah sebagai berikut.
Hamparkan handuk yang berwarna putih, kemudian sisir rambut Anda dengan menggunakan sisir khusus kutu rambut. Telur ataupun kutu yang menempel akan berjatuhan.
Pengobatan dengan minyak kayu putih dan jeruk nipis. Caranya, campurkan beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Campuran tersebut dioleskan pada rambut dan kulit kepala Anda. Diamkan beberapa menit. Setelah itu keramas dan bilas sampai bersih, lalu sisir rambut. Lakukan selama beberapa kali seminggu sampai Anda merasa bebas dari kutu rambut.
Pengobatan dengan minyak kelapa. Caranya hampir sama dengan pengobatan sebelumnya. Minyak kelapa dioleskan pada kulit kepala. Setelah menyerap kemudian bilas sampai bersih. Minyak kelapa sangat efektif karena memiliki kemampuan untuk memasuki saluran pernapasan kutu rambut sehingga kutu rambut akan lemas, dehidrasi, dan akhirnya mati.
Pengobatan dengan cuka putih. Caranya, basahi kepala Anda, kemudian oleskan cuka putih. Tutup kepala dengan handuk selama 30 menit. Setelah itu keramas dan bilas sampai bersih. Cuka diyakini dapat membuat telur kutu mudah lepas dari rambut. Selain itu, cuka putih bersifat antiseptik yang mampu membersihkan jamur dan bakteri di kepala.
Adapun pengobatan kutu rambut secara kimia dapat dilakukan dengan cara berikut.
Menggunakan obat kimia Crotamiton, Benzene Hexachloride, dan Malathion.
Gunakan shampo khusus untuk pengobatan kutu rambut.
Segera datang ke dokter jika di kulit kepala Anda terjadi infeksi bakteria akibat kutu rambut seperti bisul di kepala.

2. Pediculus Humanus Corporis (body louse, clothes louse), kutu badan 

Pediculus Humanus Corporis (body louse, clothes louse)

Pediculus Humanus Corporis (body louse, clothes louse)

Spesies P. Humanus corporis


Pediculus humanus corporis, adalah spesies penting yang menyebabkan penyakit pada manusia terutama di daerah dingin yaitu: Epidemic (louse borne) typhus, trench fever dan relapsing fever.

Diperkirakan kutu badan adalah kutu kepala yang turun kebawah. Kutu badan berukuran jantan 2-3mm dan betina 2-3 mm, banyak terdapat didaerah dingin, sedangkan di daerah tropis kebanyakan kutu kepala. Kutu badan adalah merupakan faktor penyakit tiphus yang hanya terjadi di daerah dingin, karena kutu badan adalah satu-satunya faktor. Tetapi kutu kepala dapat merupakan hospes cadangan untuk organisme tiphus dan berpotensi untuk menularkannya. Kutu badan adalah kutu yang “aneh” karena hidupnya pada baju (di daerah dingin orang memakai baju rangkap lebih dari 2 dan lama tidak dicuci karena orang jarang berkeringat), apabila hawa dingin maka dia bergerak ke tubuh hospes, jadi biasanya kutu ini tinggal di pakaian lapis pertama.

Telur kutu badan diletakkan pada serat baju dan menetas sekitar 1 minggu kemudian, segera membentuk nimpa  dan akan menjadi dewasa bila dekat dengan badan hospes. Apabila baju tidak dipakai beberapa hari maka kutu akan mati.


Secara umum infestasi kutu (kepala/badan) bukan suatu penyakit yang menakutkan, tetapi gigitan kutu ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, timbul papula kecil merah dan dapat berkembang menajadi timbulnya eksudat. Terjadi rasa gatal dan menyebabkan kerak yang akan berkembang menjadi dermatitis dan terjadi infeksi sekunder. Gejala terjadi berhari-hari bergantung pada kepekaan seseorang yang terkena serangan. 


3.  Pthirus Pubis (public/genital louse), Kutu Kemaluan

Pthirus Pubis (public/genital louse)

Pthirus Pubis (public/genital louse)

"dikutip dari :https://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000841.html"
Kutu kemaluan adalah serangga kecil yang menginfeksi daerah rambut kemaluan dan bertelur di sana. Kutu ini juga dapat ditemukan di ketiak rambut dan alis.

Penyebab
Kutu kemaluan kebanyakan ditemukan pada remaja. Kutu sering menyebar selama aktivitas seksual.
kutu kemaluan dapat menyebar melalui kontak dengan benda-benda seperti kursi toilet, seprai, selimut, atau pakaian renang (yang Anda dapat mencoba di toko).

Anda berisiko lebih besar terkena  kutu kemaluan jika Anda melakukan hal - hal sebagai berikut :

  • Memiliki banyak orang untuk berhubungan seksual
  • Memiliki kontak seksual dengan orang yang terinfeksi
  • Berbagi tempat tidur atau pakaian dengan orang yang terinfeksi
Gejala
Kutu Kemaluan  penyebab gatal di daerah tertutup seperti rambut kemaluan. rasa gatal akan terasa amat sangat di malam hari. Gatal tersebut akan segera terasa dan bbiasanya setelah 2 - 4 minggu setelah berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.

Gejala lainnya

Reaksi kulit yang menyebabkan kulit berubah warna abu-abu kebiruan 
Luka di daerah genital karena gigitan dan garukan,  telur oval (nits) melekat pada poros rambut di daerah kelamin luar.Kutu dewasa yang mudah untuk mengidentifikasi di bawah mikroskop. Kutu kemaluan sering disebut sebagai "kepiting" karena penampilan mereka.
Remaja dengan kutu kemaluan mungkin perlu diuji untuk infeksi menular seksual lainnya (IMS).

Pengobatan

Kutu kemaluan sering diperlakukan dengan obat-obatan yang mengandung zat yang disebut permetrin. 

obati ke rambut kemaluan dan wilayah sekitarnya. Biarkan selama setidaknya 5 sampai 10 menit, atau seperti yang dianjurkan oleh dokter.
Bilas dengan baik.
Sisir rambut kemaluan Anda dengan sisir bergigi halus untuk menghilangkan telur (nits). 
Kebanyakan orang hanya perlu 1 pengobatan. Jika pengobatan kedua diperlukan, hal itu harus dilakukan 4 hari sampai 1 minggu kemudian.

Over-the-counter obat-obatan untuk mengobati kutu termasuk sembuh dan Nix. Lotion Malathione adalah pilihan lain.

PERAWATAN LAINNYA

Ketika Anda membasmi kutu kemaluan:

Cuci semua pakaian dan selimut dalam air panas.
Semprot item yang tidak bisa dicuci dengan semprotan obat yang dapat Anda beli di toko. Anda juga dapat bakaian dalam kantong plastik selama 10 sampai 14 hari untuk meredakan kutu.
Membuat yakin orang dengan siapa Anda memiliki kontak seksual atau berbagi tempat tidur diperlakukan pada waktu yang sama.
Orang dengan kutu kemaluan harus diperiksa untuk infeksi menular seksual lainnya ketika kutu ditemukan.


Kapan Hubungi Profesional Medis
Panggilan untuk janji dengan dokter Anda jika:

Anda atau pasangan seksual Anda memiliki gejala kutu kemaluan
Anda mencoba over-the-counter perawatan kutu dan mereka tidak efektif
Gejala berlanjut setelah pengobatan
Pencegahan
Hindari kontak seksual atau intim dengan orang yang Anda kenal memiliki kutu kemaluan sampai mereka telah diobati.
mandi yang sering dan  menjaga tempat tidur Anda tetap bersih. Hindari mencoba pakaian renang saat Anda berbelanja. Jika Anda harus mencoba pakaian renang, pastikan untuk memakai pakaian Anda. Hal ini dapat mencegah Anda dari mendapatkan atau menyebarkan kutu kemaluan.

Referensi
Burkhart CN, Burkhart CG, Morrell DS. Infestasi. Dalam: Bolognia JL, Jorizzo JL, Schaffer JV, et al, eds. Dermatology. Ed 3. Philadelphia, PA: Elsevier Mosby; 2012: chap 84.

Diaz JH. Kutu (pedikulosis). Dalam: Mandell GL, Bennett JE, Dolin R. Mandell, Douglas, dan Bennett Prinsip dan Praktek of Infectious Diseases. Ed 7. Philadelphia, PA: Elsevier Churchill Livingstone; 2009: chap 293.