Menguak Hebatnya Cacing Tanah

Menguak Hebatnya Cacing Tanah

Cacing tanah merupakan bagian terpenting dimuka bumi ini, kenapa demikian? karena cacing tanah ini sangat membantu bagi kelangsungan hidup kita ini, walaupun sebagian orang merasa jijik ketika melihat bahkan menyentuh cacing tanah, ya walaupun saya juga merasa jijik juga sih..ehehhehe
tapi dibalik kondisi fisiknya yang menurut sebagian orang menjijikan terdapat jutaan jasa yang diberikan oleh cacing tanah kepada kelangsungan hidup kita semua.mari kita menguak kehebatan cacing tanah Tentu saja manfaat cacing tanah itu dipandang dari segi kehidupan manusia, sebab kegiatan cacing tanah itu mempersiapkan tanah untuk segala macam tanaman yang menunjang kehidupan manusia di bumi ini. Cacing tanah membongkar tanah dan membuat tanah menjadi gembur sambil memakannya. Cacing tanah yang ada di dalam sebuah kebun bisa menelan 18 ton tanah dalam tubuh mereka selama setahun. Cacing tanah membuat udara dan air masuk ke dalam akar-akar tanaman, dengan cara menyusup di bawah sampah-sampah tanaman dan kotoran-kotoran hewan. Bahkan ada diantara cacing tanah itu yang bisa menanam benih tumbuhan, dengan cara menyeret daun-daunan ke dalam lubang atau sarang mereka. Bersama dengan dedaunan itulah ikut terseret biji-biji pepohonan dan tanaman-tanaman yang halus yang berada di tanah itu.

kotoran dari cacing tanah hasil dari pencernaan mereka mengandung zat kapur yang subur (Kalsium Oksida) sehingga membuat tanah menjadi gembur. Bahan ini diketahui sangat penting, sejak para peneliti meneliti tanah lembah disekitar sungai Nil yang merupakan salah satu tanah lembah yang tersubur di dunia. Diperkirakan terdapat kurang lebih 120 ton kotoran cacing tanah apa setiap hektar tanah di lembah sungai Nil itu. Inilah salah satu sebab mengapa tanah di daerah ini menjadi tempat yang tersubur di dunia selam beratus-ratus tahun.
Lantas bagaimanakah cacing tanah itu makan?. Tubuh cacing tanah terbuat dari dua buah lapisan tabung, yang satu terletak di dalam tabung yang lainnya. Tabung yang berada dibagian dalam bertugas sebagai pelaksana pencerna makanan. Apabila cacing tanah itu ingin makan, maka ia memunculkan lehernya keluar, sehingga kulit yang sebelah dalam berada diluar dan kulit yang sebbelar luar masuk ke dalam. Kemudian leher tersebut didorong keluar untuk meraih tanah yang akan dimakannya. Dengan otot-otot lehernya ia mendorong tanah itu masuk ke dalam tabung. Tanah itu mula-mula masuk ke dalam suatu tempat penampungan yang disebut kantong makanan. Kemudian makanan itu diterukan melalui urat tembolok ke dalam tenggorokannya. Butir-butir pasir membantu cacing tanah untuk menggiling makanannya. Apabila makanan itu sudah dicerna, maka sisa makanan yang berupa kotoran itu didorong keluar dari tubuhnya.

Seekor cacing tanah tidak memiliki mata. Tetapi cacing tanah mempunyai semacam sel-sel indera penanggap di luar tubuhnya. Hal ini yang memungkinkan seekor cacing tanah untuk dapat membedakan cahaya terang dan gelap. Begitu pula berkat indera ini seekor cacing tanah bisa merasakan sentuhan yang paling lembut sekalipun. Cacing tanah itu bernafas melalui kulit mereka. cacing tanah hidup di dalam tanah yang gembur dan lembab. Mereka tidak bisa bertahan hidup di pasir. Mereka hanya muncul keluar ke permukaan tanah pada malam hari saja. selama musim dingin mereka menggulung dirinya menjadi suatu bola lingkaran, lalu tidur nyenyak sepanjang musim. Kalau kebetulan anda melihat seekor cacing tanah merayap di atas permukaan tanah, itu berarti mereka sedang mencari tempat tingal yang baru atau perpindah tempat ke tempat yang banyak terdapat bahan makanan.

nah bagaimana hebat bukan???coba bayangkan bila tidak ada cacing tanah pasti tanah kita tidak akan subur dan bahkan menjadi tanam mati yang tidak dapat ditumbuhi oleh tumbuh tumbuhan, bila tumbuhan tidak ada, bagaimana kita bisa hidup sedangkan tumbuhan itu penghasil oksigen loh...hehehehehe...semoga dengan apa yang saya berikan ini dapat menjadi renungan dan dapat bermanfaat ^-^